INFORMATIKA KELAS XI TIPE DATA DALAM PEMROGRAMAN

2. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian data dan tipe data.
  2. Mengidentifikasi tipe data integer, float, string, boolean, dan koleksi data.
  3. Membedakan tipe data berdasarkan fungsi dan karakteristiknya.
  4. Menggunakan variabel untuk menyimpan berbagai jenis data.
  5. Menentukan tipe data menggunakan fungsi type().
  6. Melakukan konversi tipe data menggunakan int(), float(), dan str().
  7. Menganalisis kesalahan program yang disebabkan oleh penggunaan tipe data.
  8. Membuat program sederhana dengan tipe data yang tepat.

3. Pemahaman Bermakna

Komputer mengolah berbagai jenis informasi, seperti angka, teks, dan nilai benar atau salah. Pemilihan tipe data yang tepat membantu program melakukan perhitungan, menyimpan informasi, dan menghasilkan keluaran yang sesuai.

1. Pengertian Data dan Tipe Data

1.1 Pengertian data

Data adalah fakta atau informasi yang dapat disimpan, diolah, dan digunakan oleh komputer. Data dapat berupa angka, teks, nilai logika, tanggal, gambar, dan bentuk informasi lainnya.

Contoh data dalam sistem informasi sekolah:

  • Nama siswa: Andi
  • Umur siswa: 17
  • Nilai ujian: 87,5
  • Status kelulusan: benar
  • Kelas: XI RPL

Agar dapat mengolah data dengan benar, program harus mengetahui jenis data yang sedang digunakan.

1.2 Pengertian tipe data

Tipe data (data type) adalah kategori yang menentukan jenis nilai yang dapat disimpan dan operasi yang sesuai untuk nilai tersebut.

Contohnya, komputer dapat melakukan operasi penjumlahan terhadap angka. Namun, jika data berupa teks, operasi + dapat digunakan untuk menggabungkan teks, bukan menjumlahkan nilai numeriknya.

Perhatikan contoh berikut.

angka1 = 10angka2 = 5print(angka1 + angka2)

Hasil:

15

Berbeda dengan:

teks1 = “10”teks2 = “5”print(teks1 + teks2)

Hasil:

105

Pada program pertama, kedua variabel berisi bilangan bulat. Pada program kedua, keduanya berisi teks.

Kesimpulan: Tipe data memengaruhi cara program menyimpan, membaca, dan mengolah nilai.

2. Jenis-Jenis Tipe Data

Dalam Python, terdapat beberapa tipe data dasar yang penting dipahami.

2.1 Integer (int)

Tipe data untuk bilangan bulat, tanpa bagian pecahan.

Contoh nilai: 10, 0, -25, 2026.

Penggunaan: jumlah siswa, umur, jumlah buku, dan banyak barang.

2.2 Float (float)

Tipe data untuk bilangan yang memiliki bagian pecahan.

Contoh nilai: 3.14, 75.5, 0.25, -2.5.

Penggunaan: nilai pengukuran, suhu, dan hasil perhitungan desimal.

2.3 String (str)

Tipe data untuk teks atau kumpulan karakter yang ditulis di antara tanda kutip.

Contoh nilai: “Andi”, “Informatika”, “XI RPL”, “123”.

Penggunaan: nama siswa, alamat, kode kelas, dan nomor telepon yang perlu mempertahankan nol di depan.

2.4 Boolean (bool)

Tipe data yang memiliki dua nilai, yaitu True dan False.

Contoh: lulus = True.

Penggunaan: menentukan kondisi, status kelulusan, dan hasil pemeriksaan logika.

2.5 Tabel perbandingan tipe data

Tipe dataContohKeterangan
int25Bilangan bulat
float25.5Bilangan pecahan
str“25”Teks
boolTrueNilai logika

Perhatikan bahwa 25, 25.5, “25”, dan True memiliki tipe data yang berbeda.

2.6 Tipe data koleksi

Selain tipe data dasar, Python memiliki tipe data koleksi yang digunakan untuk menyimpan beberapa nilai.

Tipe dataContohKarakteristik
list[70, 80, 90]Berurutan, dapat diubah
tuple(70, 80, 90)Berurutan, tidak dapat diubah
set{70, 80, 90}Menyimpan nilai unik, tidak menjamin urutan
dict{“nama”: “Andi”, “nilai”: 90}Menyimpan pasangan kunci dan nilai

Contoh program:

nilai_siswa = [80, 85, 90]identitas = (“Andi”, 17)hobi = {“membaca”, “coding”, “olahraga”}siswa = {“nama”: “Andi”, “nilai”: 90}print(nilai_siswa)print(identitas)print(hobi)print(siswa)

Koleksi data membantu program mengelola banyak informasi tanpa harus membuat variabel terpisah untuk setiap nilai.

3. Variabel dan Hubungannya dengan Tipe Data

Variabel adalah nama yang digunakan untuk merujuk pada suatu nilai dalam program.

Contoh:

nama = “Siti”umur = 17nilai = 88.5lulus = True

Dalam contoh tersebut:

  • nama merujuk pada data bertipe str.
  • umur merujuk pada data bertipe int.
  • nilai merujuk pada data bertipe float.
  • lulus merujuk pada data bertipe bool.

Python termasuk bahasa pemrograman dengan tipe dinamis. Artinya, variabel tidak harus dideklarasikan dengan tipe tertentu sebelum digunakan, dan tipe yang dirujuk dapat berubah ketika nilai baru diberikan.

Contoh:

data = 100print(type(data))data = “Seratus”print(type(data))

Hasil:

<class ‘int’>

<class ‘str’>

Nama variabel sebaiknya jelas dan mudah dipahami. Contoh yang baik adalah nama_siswa, nilai_ujian, dan jumlah_buku.

Hindari nama yang membingungkan atau melanggar aturan penamaan Python.

4. Mengenal Fungsi type()

Fungsi type() digunakan untuk mengetahui tipe suatu nilai atau objek.

Contoh:

print(type(100))print(type(85.5))print(type(“Informatika”))print(type(False))

Hasil:

<class ‘int’>

<class ‘float’>

<class ‘str’>

<class ‘bool’>

Contoh penggunaan dengan variabel:

nama = “Budi”umur = 16tinggi = 165.5aktif = Trueprint(type(nama))print(type(umur))print(type(tinggi))print(type(aktif))

Fungsi ini sangat membantu ketika memeriksa program yang hasilnya tidak sesuai harapan.

5. Konversi Tipe Data

Konversi tipe data adalah proses mengubah nilai dari satu tipe data ke tipe lainnya.

5.1 Konversi ke integer

Fungsi int() digunakan untuk mengubah nilai yang sesuai menjadi bilangan bulat.

angka = int(“25”)print(angka)print(type(angka))

Hasil:

25

<class ‘int’>

Catatan: int(7.9) menghasilkan 7, karena bagian pecahannya dipotong, bukan dibulatkan.

5.2 Konversi ke float

Fungsi float() mengubah nilai yang sesuai menjadi bilangan pecahan.

nilai = float(“87.5”)print(nilai)

Hasil:

87.5

5.3 Konversi ke string

Fungsi str() mengubah nilai menjadi representasi teks.

umur = 17teks_umur = str(umur)print(teks_umur)print(type(teks_umur))

Hasil:

17

<class ‘str’>

Meskipun tampilannya sama, nilai 17 bertipe int, sedangkan “17” bertipe str.

5.4 Kesalahan konversi

Tidak semua nilai dapat dikonversi secara langsung.

Contoh:

angka = int(“Informatika”)

Kode tersebut menghasilkan ValueError, karena teks “Informatika” bukan representasi bilangan bulat yang valid.

Hal ini menunjukkan pentingnya memeriksa data sebelum mengonversinya.

6. Tipe Data dalam Input dan Output

Fungsi input() digunakan untuk menerima masukan dari pengguna. Dalam Python, hasil input() selalu berupa string.

Contoh:

umur = input(“Masukkan umur: “)print(type(umur))

Jika pengguna memasukkan 17, hasil tipe datanya tetap:

<class ‘str’>

Jika umur akan digunakan dalam perhitungan, lakukan konversi.

umur = int(input(“Masukkan umur: “))tahun_depan = umur + 1print(“Umur tahun depan:”, tahun_depan)

Jika pengguna memasukkan 17, program menampilkan:

Umur tahun depan: 18

Contoh program menghitung nilai rata-rata:

nilai1 = float(input(“Nilai pertama: “))nilai2 = float(input(“Nilai kedua: “))nilai3 = float(input(“Nilai ketiga: “))rata_rata = (nilai1 + nilai2 + nilai3) / 3print(“Rata-rata:”, rata_rata)

Program tersebut mengubah masukan menjadi float agar dapat menerima nilai bilangan pecahan.

7. Operasi Data Berdasarkan Tipe Data

Tipe data menentukan operasi apa yang dapat dilakukan terhadap suatu nilai.

7.1 Operasi pada integer dan float

a = 10b = 3print(a + b)print(a – b)print(a * b)print(a / b)print(a // b)print(a % b)

Hasil secara berurutan:

  • 13 — penjumlahan
  • 7 — pengurangan
  • 30 — perkalian
  • 3.3333333333333335 — pembagian
  • 3 — pembagian bulat
  • 1 — sisa pembagian

Perlu diingat bahwa hasil pembagian dengan / pada Python umumnya bertipe float.

7.2 Operasi pada string

String dapat digabungkan menggunakan operator +.

nama_depan = “Ahmad”nama_belakang = “Fauzi”nama_lengkap = nama_depan + ” ” + nama_belakangprint(nama_lengkap)

Hasil:

Ahmad Fauzi

String juga dapat diulang menggunakan operator *.

print(“SMK ” * 3)

Hasil:

SMK SMK SMK

7.3 Operasi pada boolean

Nilai boolean sering digunakan untuk mengambil keputusan.

nilai = 85lulus = nilai >= 75print(lulus)

Hasil:

True

Variabel lulus bernilai True karena nilai 85 lebih besar daripada atau sama dengan 75.

7.4 Kesalahan tipe data

Contoh berikut menimbulkan kesalahan:

umur = “17”print(umur + 1)

Program menghasilkan TypeError karena string tidak dapat langsung dijumlahkan dengan integer dalam operasi tersebut.

Perbaikannya:

umur = int(“17”)print(umur + 1)

Hasil:

18

Inti pembelajaran: Saat program menghasilkan kesalahan, periksa tipe data, nilai yang dimasukkan, dan operasi yang dilakukan.

8. Penerapan Tipe Data dalam Kehidupan Nyata

Tipe data digunakan pada berbagai aplikasi, termasuk sistem informasi sekolah.

InformasiTipe data yang sesuaiAlasan
Nama siswastrBerupa teks
Umur siswaintBilangan bulat
Nilai ujianfloat atau intDapat berupa bilangan pecahan atau bulat
Status kelulusanboolBenar atau salah
Daftar nilailistMenyimpan beberapa nilai
Data profil siswadictMenyimpan pasangan kunci dan nilai
Nomor teleponstrBukan untuk operasi hitung dan dapat memiliki nol di depan

Perlu diperhatikan bahwa tipe data yang tepat bergantung pada kebutuhan aplikasi. Sebagai contoh, nilai ujian yang hanya berupa bilangan bulat dapat disimpan sebagai int, sedangkan nilai yang menerima pecahan dapat disimpan sebagai float.

Studi kasus: Program data siswa

Seorang guru ingin membuat program sederhana untuk menyimpan data siswa dan menentukan kelulusan berdasarkan nilai minimal 75.

nama = input(“Nama siswa: “)umur = int(input(“Umur siswa: “))nilai = float(input(“Nilai ujian: “))lulus = nilai >= 75print(“\n— DATA SISWA —“)print(“Nama:”, nama)print(“Umur:”, umur)print(“Nilai:”, nilai)print(“Status lulus:”, lulus)

Contoh masukan:

Nama siswa: Rina

Umur siswa: 17

Nilai ujian: 85

Contoh keluaran:

— DATA SISWA —

Nama: Rina

Umur: 17

Nilai: 85.0

Status lulus: True

Program tersebut menggabungkan empat tipe data: str, int, float, dan bool.

E. SOAL EVALUASI TIPE DATA

II. Isian Singkat

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Tipe data untuk menyimpan bilangan bulat dalam Python disebut ….
  2. Tipe data untuk menyimpan teks disebut ….
  3. Fungsi untuk mengetahui tipe data suatu nilai adalah ….
  4. Fungsi untuk mengubah nilai yang sesuai menjadi bilangan pecahan adalah ….
  5. Tipe data yang mempunyai nilai True dan False disebut ….
  6. Tipe data koleksi yang dapat diubah setelah dibuat adalah ….
  7. Fungsi Python untuk menerima masukan dari pengguna adalah ….
  8. Hasil dari “10” + “20” dalam Python adalah ….
  9. Perintah int(“50”) menghasilkan nilai bertipe ….
  10. Kesalahan yang muncul ketika operasi tidak sesuai dengan tipe data disebut ….

Share this post :

Facebook
X
WhatsApp
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penerimaan Peserta Didik Baru

Tahun Pelajaran 2025/2026
Latest News
Categories