Deg-degan Campur Bangga Ini Cerita Jurnalis Muda SMANUnews di Upacara HUT Ke-81 RI

Foto Jurnalis Vitasari Mewawancarai Danramil Kecamatan Laren

SMANUnews – Tugas meliput Upacara HUT Ke-81 RI tahun 2026 di Halaman Pendopo Kecamatan Laren menjadi pengalaman berharga bagi 2 jurnalis muda dari SMANU Centini Laren Lamongan.(17/8/2026)

Vitasari salah satu jurnalis muda SMANUnews mengaku awalnya sempat ragu. Namun seiring waktu, rasa itu memudar. 

“Menjadi jurnalis bukan sesulit yang dibayangkan, tetapi kalau belajar dengan tekun semua bisa,” ungkapnya.

Rasa bangga pun muncul saat tulisan  selesai dan bisa dibaca orang. “Salah satu kebanggaan adalah ketika berita ditertibkan. Tak terbayangkan senang dan bangganya,” tambahnya.

Keberanian jurnalis muda SMANUnews milik SMA NU Centini ini diharapkan bisa menginspirasi teman-teman lainnya untuk berani mencoba dunia jurnalistik.

Media Onliine SMANUnews mencoba mewancari Jurnalis Muda Vitasari tentang pengalamanya meliput acara besar seperti Upacara HUT Ke-81 RI Kecamatan Laren, berikut hasil wawancara : 

Bagaimana perasaan kamu ketika mendapat tugas meliput Upacara HUT RI ? “Perasaan sya, jujur saja deg-degan tetapi campur bangga, dalam benak pikiranku …apakah aku sanggup ?”

Agak nerves juga sih, Soalnya ini bukan meliput di sekolah sendiri. Ini di Kantor Kecamatan. Ketemu Bapak Camat, Pak Danramil, para Kades, wartawan Media yang besar, sedangkan kami dari media onlne sekolah yang kecil, rasanya minder apalagi ingat ketika saya melihat wartawan di TV di Media Sosial lain… dan sekarang harus ketemu langsung dengan mereka, rasanya gak terbayangkan, ungkapnya

Tetapi di sisi lain ada rasa “Ini kesempatan. Jangan disia-siakan.”  

Akhirnya saya tarik napas, pegang kamera, terus bisik ke diri sendiri: “Bismillah, demi nama SMANU Centini.”

Foto Jurnalis Vitasari dan Vina saat mengikuti tasayakuran setelah upacara

SMANUnews melanjutakan pertanyaan, “Bagaimana perasaan kamu ketika melakukan wawancara dengan Danramil & Camat ?”

Ini bagian paling bikin jantung copot, awalnya tangan dingin, suara gemetar. “Gimana kalau salah tanya? Gimana kalau jawabanku nggak nyambung?”  

Nyatanya tidak sesuai yang saya bayangkan, Ternyata beliau baik banget, ketika saya sapa untuk memperkenalkan diri menyambut dengan senyum dan menjawab dengan ramah saat mulai wawancara 

Dari sini saya mulai belajar, Ternyata pejabat itu baik tinggal kita berani atau tidak, setelah pertanyaan demi pertanyaan rasa grogi itu pelan-pelan luntur. Ganti jadi semangat buat mendapatkan berita yang hangat

Tentunya ini sebuah kebanggaan karena saya bukan cuma menjadi penonton, Tetapi menjadi bagian dari sejarah  HUT Ke-81 RI di Kecamatan Laren.

Bangga karena bisa menunjukan : Anak desa, anak SMANU Centini juga bisa. Bisa megang kamera, bisa nanya, bisa nulis berita, Bisa dekat Pejabat Pemerintah, dan tentunya mengharumkan almamater kami SMANU Centini Laren

Adakah pengalaman saat kamu meliput ? sambung pertanyaan SMANUnews 

Pertama, tentang Kesabaran.  

Nunggu momen , nunggu narasumber senggang. Semua butuh sabar. Tapi dari sabar itu lahir hasil yang rapi.

Kedua, tentang Keberanian.  

Keberanian buat nyamperin orang baru. Keberanian buat angkat tangan dan nanya. Keberanian buat salah, terus perbaiki. Kalau nggak berani, berita ini nggak akan ada.

Ketiga, tentang Public Speaking.  

Sekarang aku waktunya belajar berinovasi dan menambah wawasan tentang : tatap mata, suara lantang, perkenalan dulu dll. Ternyata kalau kita niatnya baik, orang juga akan dengerin kita dengan baik.

Singkatnya, tugas dari Kepala Sekolah hari itu ngajarin aku satu hal:  

Jangan pernah takut mencoba. Karena di luar zona nyaman itulah, nama SMANU Centini Laren Lamongan berkibar dan pengalaman kita sendiri, bisa tumbuh dan berkembang

Redaksi SMANUnews

Share this post :

Facebook
X
WhatsApp
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *